CARA MENULIS KODE DENGAN MENGGUNAKAN DELPHI
Senin, 30 September 2013
Minggu, 22 September 2013
DELPHI
Pengertian Delphi
Delphi adalah Suatu bahasa pemrograman yang menggunakan visualisasi sama seperti bahasa pemrograman Visual Basic ( VB ) . Namun Delphi menggunakan bahasa yang hampir sama dengan pascal (sering disebut objeck pascal ) . Sehingga lebih mudah untuk digunakan . Bahasa pemrograman Delphi dikembangkan oleh CodeGear sebagai divisi pengembangan perangkat lunak milik embarcadero . Divisi tersebut awalnya milik borland , sehingga bahasa ini memiliki versiBorlandDelphi
Delphi juga menggunakan konsep yang berorientasi objek ( OOP ) , maksudnya pemrograman dengan membantu sebuah aplikasi yang mendekati keadaan dunia yang sesungguhnya . Hal itu bisa dilakukan dengan cara mendesign objek untuk menyelesaikan masalah . OOP ini memiliki beberapa unsur yaitu ;
1.Encapsulation ( pemodelan ).
Enkapsulasi adalah kombinasi data dan fungsionalitas kedalam sebuah unit tunggal.
2. Inheritance ( Penurunan ) ,
3. Polymorphism(Polimorfisme).
Awalnya bahasa pemrograman delphi hanya dapat digunakan di Microsoft Windows, namun saat ini telah dikembangkan sehingga dapat digunakan juga di Linux dan di Microsoft .NET . Dengan menggunakan free pascal yang merupakan proyek OpenSource, bahasa pemrograman ini dapat membuat program di sistem operasi Mac OS X dan Windows CE .
Umumnya delphi hanya digunakan untuk pengembangan aplikasi dekstop, enterprise berbasis database dan program – program kecil . Namun karena pengembangan delphi yang semakin pesat dan bersifat general purpose bahasa pemrograman ini mampu digunakan untuk berbagai jenis pengembangan software . Dan Delphi juga disebut sebagai pelopor perkembangan RadTool ( Rapid Apllication Development ) tahun 1995 . Sehingga banyak orang yang mulai mengenal dan menyukai bahasa pemrograman yang bersifat VCL ( Visual Component Library ) ini.
VCL (Visual component library) berisi kumpulan object yang ditulis dalam object pascal dari delphi untuk dipakai pada form delphi.
Form merupakan inti dari setiap aplikasi delphi yang dapat dianggap sebagai sebuah window. Form dipakai untuk menempatkan komponen, kontrol, dll. Informasi mengenai form disimpan didalam dua file. (dfm dan fas). File dfm berisi informasi mengenai tampilan form, ukuran, lokasi dan seterusnya. File pas disebut juga dengan unit merupakan tempat menyimpan program untuk mengontrol form.
Form juga propert yang berguna untuk mengubah tampilan form dengan mengubah warna, ukuran, lokasi,dll
• IDE (Integrated Development Environment) merupakan sebuah lingkungan dimana semua tools yang diperlukan untuk desain, menjalankan dan mengetes sebuah aplikasi disajikan dan terhubung dengan baik sehingga memudahkan pengembangan program.
• Pada Delphi IDE terdiri dari menu windows, component pailet, toolbar, form designer, code editor dan code explorer.
• Main windows (jendela utama) dibagi 3 yaitu :
1. Menu utama dipakai untuk membuka atau menyimpan file, memanggil wizard, menampilkan jendela lain, mengubah option, dll .
2. Toolbar dipakai supaya dapat melakukan beberapa operasi pada menu utama dengan sebuah klik tunggal.
3. Componen pallete adalah toolbar dengan ketinggian ganda, yang berisi page kontrol dengan semua componennya.
• Form designer tempat merancang aplikasi windows.
• Object inspector sangat diperlukan dalam pembuatan aplikasi, dapat mengubah property dari setiap item dengan sangat mudah. Terdiri dari dua tab, yaitu:
1. Tab properties yang memberikan fasilitas untuk melihat dan merubah property dari setiap item.
2. Tab events yang merupakan bagian dari object inspector yang berisi event-event yang dapat direspon oleh sebuah objek.
• Code editor berfungsi untuk menuliskan program delphi.
• Code explorer dipakai untuk memudahkan navigasi di dalam file unit.
B. Struktur menu Delphi
1. Menu file merupakan menu yang paling penting yang terdiri dari
New dipakai untuk memulai object baru.
New Application berarti akan membuat project baru.
New form dipakai untuk membuat form.
New frame untuk membuat frame kosong dan menambahkannya ke dalam project.
Open akan membuka sebuah project dapat berupa sebuah program atau seluruh project.
Open project untuk membuka sebuah project.
Reopen untuk membuka object favorite yang sudah pernah dibuka.
Save untuk menyimpan module yang sedang aktif save As untuk menyimpan module dengan nama lain.
Save project As untuk menyimpan project dengan nama baru.
Save all menyimpan semua object yang dibuka.
Close all menutup project.
Use unit untuk menambah klausa uses pada program artinya akan memakai sebuah unit dalam project tersebut.
2. Edit dipakai untuk menyunting program.
3. Search dipakai untuk mencari dan mengganti kata – kata pada saat menyunting program.
4. View untuk menampilkan atau menyembunyikan jendela – jendela tertentu. Mis.object inspector, code explorer , dll.
5. Project untuk mengelola project, dapat menambah/membuang form dari project, dll .
6. Run untuk menjalankan program dan memantau jalannya program.
7. Component dapat menambah atau menginstall komponen baru.
8. Database dapat membuat, mengubah dan melihat database.
9. Tools dapat mengubah option atau memanggil database dekstop dari menu delphi.
10. Help untuk pertolongan.
C. File – file yang membangun project
1. File project (.dpr) file ini dipakai untuk menyimpan informasi mengenai form dan unit dan dibuat pada saat desain.
2. File unit (.pas) file ini untuk menyimpan program. Ada 3 jenis file unit:
Unit form atau data module dan frame ini dibuat secara otomatis oleh delphi.
Unit component unit yang dibuat pada saat membuat komponen baru.
Unit umum unit yang dibuat untuk tipe data, variable dan class yang dapat di akses dan di aplikasikan
3. File form (.dfm) adalah file biner yang dibuat delphi untuk menyimpan informasi mengenai form.
4. File resource (.res) file biner ini berisi sebuah icon yang dipakai oleh project. File ini tidak dapat dibuat atau diubah oleh user karena secara terus menerus meng-update file ini.
5. File backup (.~dp,.~df,.~pa) file – file backup untuk project, form dan unit.
Ada 2 jenis yaitu Komponen Visible (tampak) ditempatkan dan diprogram untuk pemakai contohnya Edit box. komponen invisible (tdk tampak) memberikan kontrol khusus atau sebagai antar muka bagi pemrogram contohnya Timer. Komponen Visual dan non Visual komponen yang bersipat visual/nonvisual dipakai untuk membangun antarmuka dengan pemakai pada saat pembuatan aplikasi, kedua tipe komponen tsb dapat dilihat, akan tetapi komponen non visual tidak terlihat pada saat aplikasi dijalankan contoh visual adalah button, edit dan memo. Sedangkan nonvisual adalah timer, opendialog dan main menu.
E. Tab Standar
Tab Standar terdiri dari :
1. Komponen Frame adalah kontainer utk komponen-komponen
2. Komponen Mainmenu dipakai untuk membuat menu bar dan menu drop down nonvisual
3. Komponen PopUpmenu untuk membuat menu. Nonvisual
4. Komponen Label dipakai untuk menempatkan teks didalam form. Visaual
5. Komponen Edit dipakai untuk menerima satu baris teks yang merupakan masukan dari user
6. Komponen Memo dipakai untuk memasukkan atau menampilkan beberapa baris teks
7. Komponen Botton dipakai untuk membuat button yang akan dipakai untuk memilih option didalam aplikasi
8. Komponen checkbox untuk memilih atau membatalkan pilihan
9. Komponen Radio Button dipakai untuk memberikan sekumpulan option dan hanya satu yang dapat dipilih.
10. Komponen Listbox dipakai untuk membuat sebuah daftar item dan user dapat memilih salah satu diantaranya
11. Combobox komponen seperti listbox tetapi memiliki unsur seperti komponen edit. Dengan kombobox user dapat memilih option yang diberikan atau mengetikkan teks kedalam kotak
12. Komponen scrollbar untuk menggulung form
13. Komponen groupbox sebuah container yang dipakai untuk
mengelompokkan kontrol-kontrol dan container (Radiobutton, Checkbox dll) yang berhubungan
14. Komponen Radio Group adalah kombinasi antara groupbox dan radiobutton didesain untuk membuat sekelompok radio button
15. Komponen Panel adalah kontainer yang dipakai untuk membuat status bar, tool bar dan tool pallet
16. Komponen actionlist komponen yang berisi daftar action yang digunakan bersama-sama dengan komponen dan kontrol seperti item menu dan button.
1. Kekurangan Delphi
a. Pengguna yang tidak memiliki dasar pemrograman dengan bahasa Pascal akan mengalami kesulitan untuk pertama kalinya.
b. Setiap komponen yang dimasukkan dalam form tampilan, akan diikutsertakan kode deklarasi dan inisialisasinya dalam list code. Sehingga apabila terjadi perubahan komponen, penamaan maupun kesalahan penulisan kode, program tidak mau membetulkan otomatis.
c. Apabila terdapat form/list code lain yang di-include-kan, harus dituliskan code/nama dari form/lost code di bagian “uses” dan juga inisialisasi variablenya..
2. Kelebihan Delphi
a. Sifatnya freeware
b. Dikembangkan dengan bahasa Pascal, sehingga pagi pengguna yang terbiasa dengan dasar pemrograman turbo Pascal akan lebih familiar.
c. Komponen yang disediakan sudah cukup lengkap tanpa harus add component dari sumber lain.
d. Dokumentasi cukup lengkap.
Pengertian Delphi
Delphi adalah Suatu bahasa pemrograman yang menggunakan visualisasi sama seperti bahasa pemrograman Visual Basic ( VB ) . Namun Delphi menggunakan bahasa yang hampir sama dengan pascal (sering disebut objeck pascal ) . Sehingga lebih mudah untuk digunakan . Bahasa pemrograman Delphi dikembangkan oleh CodeGear sebagai divisi pengembangan perangkat lunak milik embarcadero . Divisi tersebut awalnya milik borland , sehingga bahasa ini memiliki versiBorlandDelphi
Delphi juga menggunakan konsep yang berorientasi objek ( OOP ) , maksudnya pemrograman dengan membantu sebuah aplikasi yang mendekati keadaan dunia yang sesungguhnya . Hal itu bisa dilakukan dengan cara mendesign objek untuk menyelesaikan masalah . OOP ini memiliki beberapa unsur yaitu ;
1.Encapsulation ( pemodelan ).
Enkapsulasi adalah kombinasi data dan fungsionalitas kedalam sebuah unit tunggal.
2. Inheritance ( Penurunan ) ,
3. Polymorphism(Polimorfisme).
Awalnya bahasa pemrograman delphi hanya dapat digunakan di Microsoft Windows, namun saat ini telah dikembangkan sehingga dapat digunakan juga di Linux dan di Microsoft .NET . Dengan menggunakan free pascal yang merupakan proyek OpenSource, bahasa pemrograman ini dapat membuat program di sistem operasi Mac OS X dan Windows CE .
Umumnya delphi hanya digunakan untuk pengembangan aplikasi dekstop, enterprise berbasis database dan program – program kecil . Namun karena pengembangan delphi yang semakin pesat dan bersifat general purpose bahasa pemrograman ini mampu digunakan untuk berbagai jenis pengembangan software . Dan Delphi juga disebut sebagai pelopor perkembangan RadTool ( Rapid Apllication Development ) tahun 1995 . Sehingga banyak orang yang mulai mengenal dan menyukai bahasa pemrograman yang bersifat VCL ( Visual Component Library ) ini.
VCL (Visual component library) berisi kumpulan object yang ditulis dalam object pascal dari delphi untuk dipakai pada form delphi.
Form merupakan inti dari setiap aplikasi delphi yang dapat dianggap sebagai sebuah window. Form dipakai untuk menempatkan komponen, kontrol, dll. Informasi mengenai form disimpan didalam dua file. (dfm dan fas). File dfm berisi informasi mengenai tampilan form, ukuran, lokasi dan seterusnya. File pas disebut juga dengan unit merupakan tempat menyimpan program untuk mengontrol form.
Form juga propert yang berguna untuk mengubah tampilan form dengan mengubah warna, ukuran, lokasi,dll
• IDE (Integrated Development Environment) merupakan sebuah lingkungan dimana semua tools yang diperlukan untuk desain, menjalankan dan mengetes sebuah aplikasi disajikan dan terhubung dengan baik sehingga memudahkan pengembangan program.
• Pada Delphi IDE terdiri dari menu windows, component pailet, toolbar, form designer, code editor dan code explorer.
• Main windows (jendela utama) dibagi 3 yaitu :
1. Menu utama dipakai untuk membuka atau menyimpan file, memanggil wizard, menampilkan jendela lain, mengubah option, dll .
2. Toolbar dipakai supaya dapat melakukan beberapa operasi pada menu utama dengan sebuah klik tunggal.
3. Componen pallete adalah toolbar dengan ketinggian ganda, yang berisi page kontrol dengan semua componennya.
• Form designer tempat merancang aplikasi windows.
• Object inspector sangat diperlukan dalam pembuatan aplikasi, dapat mengubah property dari setiap item dengan sangat mudah. Terdiri dari dua tab, yaitu:
1. Tab properties yang memberikan fasilitas untuk melihat dan merubah property dari setiap item.
2. Tab events yang merupakan bagian dari object inspector yang berisi event-event yang dapat direspon oleh sebuah objek.
• Code editor berfungsi untuk menuliskan program delphi.
• Code explorer dipakai untuk memudahkan navigasi di dalam file unit.
B. Struktur menu Delphi
1. Menu file merupakan menu yang paling penting yang terdiri dari
New dipakai untuk memulai object baru.
New Application berarti akan membuat project baru.
New form dipakai untuk membuat form.
New frame untuk membuat frame kosong dan menambahkannya ke dalam project.
Open akan membuka sebuah project dapat berupa sebuah program atau seluruh project.
Open project untuk membuka sebuah project.
Reopen untuk membuka object favorite yang sudah pernah dibuka.
Save untuk menyimpan module yang sedang aktif save As untuk menyimpan module dengan nama lain.
Save project As untuk menyimpan project dengan nama baru.
Save all menyimpan semua object yang dibuka.
Close all menutup project.
Use unit untuk menambah klausa uses pada program artinya akan memakai sebuah unit dalam project tersebut.
2. Edit dipakai untuk menyunting program.
3. Search dipakai untuk mencari dan mengganti kata – kata pada saat menyunting program.
4. View untuk menampilkan atau menyembunyikan jendela – jendela tertentu. Mis.object inspector, code explorer , dll.
5. Project untuk mengelola project, dapat menambah/membuang form dari project, dll .
6. Run untuk menjalankan program dan memantau jalannya program.
7. Component dapat menambah atau menginstall komponen baru.
8. Database dapat membuat, mengubah dan melihat database.
9. Tools dapat mengubah option atau memanggil database dekstop dari menu delphi.
10. Help untuk pertolongan.
C. File – file yang membangun project
1. File project (.dpr) file ini dipakai untuk menyimpan informasi mengenai form dan unit dan dibuat pada saat desain.
2. File unit (.pas) file ini untuk menyimpan program. Ada 3 jenis file unit:
Unit form atau data module dan frame ini dibuat secara otomatis oleh delphi.
Unit component unit yang dibuat pada saat membuat komponen baru.
Unit umum unit yang dibuat untuk tipe data, variable dan class yang dapat di akses dan di aplikasikan
3. File form (.dfm) adalah file biner yang dibuat delphi untuk menyimpan informasi mengenai form.
4. File resource (.res) file biner ini berisi sebuah icon yang dipakai oleh project. File ini tidak dapat dibuat atau diubah oleh user karena secara terus menerus meng-update file ini.
5. File backup (.~dp,.~df,.~pa) file – file backup untuk project, form dan unit.
Ada 2 jenis yaitu Komponen Visible (tampak) ditempatkan dan diprogram untuk pemakai contohnya Edit box. komponen invisible (tdk tampak) memberikan kontrol khusus atau sebagai antar muka bagi pemrogram contohnya Timer. Komponen Visual dan non Visual komponen yang bersipat visual/nonvisual dipakai untuk membangun antarmuka dengan pemakai pada saat pembuatan aplikasi, kedua tipe komponen tsb dapat dilihat, akan tetapi komponen non visual tidak terlihat pada saat aplikasi dijalankan contoh visual adalah button, edit dan memo. Sedangkan nonvisual adalah timer, opendialog dan main menu.
E. Tab Standar
Tab Standar terdiri dari :
1. Komponen Frame adalah kontainer utk komponen-komponen
2. Komponen Mainmenu dipakai untuk membuat menu bar dan menu drop down nonvisual
3. Komponen PopUpmenu untuk membuat menu. Nonvisual
4. Komponen Label dipakai untuk menempatkan teks didalam form. Visaual
5. Komponen Edit dipakai untuk menerima satu baris teks yang merupakan masukan dari user
6. Komponen Memo dipakai untuk memasukkan atau menampilkan beberapa baris teks
7. Komponen Botton dipakai untuk membuat button yang akan dipakai untuk memilih option didalam aplikasi
8. Komponen checkbox untuk memilih atau membatalkan pilihan
9. Komponen Radio Button dipakai untuk memberikan sekumpulan option dan hanya satu yang dapat dipilih.
10. Komponen Listbox dipakai untuk membuat sebuah daftar item dan user dapat memilih salah satu diantaranya
11. Combobox komponen seperti listbox tetapi memiliki unsur seperti komponen edit. Dengan kombobox user dapat memilih option yang diberikan atau mengetikkan teks kedalam kotak
12. Komponen scrollbar untuk menggulung form
13. Komponen groupbox sebuah container yang dipakai untuk
mengelompokkan kontrol-kontrol dan container (Radiobutton, Checkbox dll) yang berhubungan
14. Komponen Radio Group adalah kombinasi antara groupbox dan radiobutton didesain untuk membuat sekelompok radio button
15. Komponen Panel adalah kontainer yang dipakai untuk membuat status bar, tool bar dan tool pallet
16. Komponen actionlist komponen yang berisi daftar action yang digunakan bersama-sama dengan komponen dan kontrol seperti item menu dan button.
1. Kekurangan Delphi
a. Pengguna yang tidak memiliki dasar pemrograman dengan bahasa Pascal akan mengalami kesulitan untuk pertama kalinya.
b. Setiap komponen yang dimasukkan dalam form tampilan, akan diikutsertakan kode deklarasi dan inisialisasinya dalam list code. Sehingga apabila terjadi perubahan komponen, penamaan maupun kesalahan penulisan kode, program tidak mau membetulkan otomatis.
c. Apabila terdapat form/list code lain yang di-include-kan, harus dituliskan code/nama dari form/lost code di bagian “uses” dan juga inisialisasi variablenya..
2. Kelebihan Delphi
a. Sifatnya freeware
b. Dikembangkan dengan bahasa Pascal, sehingga pagi pengguna yang terbiasa dengan dasar pemrograman turbo Pascal akan lebih familiar.
c. Komponen yang disediakan sudah cukup lengkap tanpa harus add component dari sumber lain.
d. Dokumentasi cukup lengkap.
NEATBEAN
Sejarah Fungsi dan Pengertian NetBeans
NetBeans mengacu pada kedua platform kerangka untuk aplikasi desktop Java, dan sebuah lingkungan pengembangan terpadu (IDE) untuk pengembangan dengan Java , JavaScript , PHP , Python , Ruby , Groovy , C , C + + , Scala , Clojure , dan lain-lain.
NetBeans IDE ditulis dalam Java dan berjalan di mana-mana mana JVM diinstal, termasuk Windows, Mac OS, Linux, dan Solaris.Sebuah JDK diperlukan untuk pengembangan fungsionalitas Jawa, tetapi tidak diperlukan untuk pembangunan di bahasa pemrograman lain.
Platform NetBeans memungkinkan aplikasi untuk dikembangkan dari satu set modular komponen software yang disebut modul. Aplikasi berbasis platform NetBeans (termasuk IDE NetBeans) dapat diperpanjang oleh pengembang pihak ketiga .
Awal sejarah
NetBeans dimulai pada tahun 1996 sebagai Xelfi (kata bermain pada Delphi ), Java IDE proyek mahasiswa di bawah bimbingan Fakultas Matematika dan Fisika di Charles University di Praha . Pada tahun 1997 Staněk Romawi membentuk perusahaan sekitar proyek tersebut dan menghasilkan versi komersial NetBeans IDE hingga kemudian dibeli oleh Sun Microsystems pada tahun 1999. Komunitas NetBeans sejak terus tumbuh, berkat individu dan perusahaan yang menggunakan dan berkontribusi dalam proyek ini.
versi Lancar
NetBeans IDE 6.0 memperkenalkan dukungan untuk mengembangkan modul IDE dan aplikasi klien kaya berdasarkan platform NetBeans, Java Swing GUI builder (sebelumnya dikenal sebagai “Proyek Matisse”), meningkatkan CVS dukungan, WebLogic 9 dan JBoss 4 dukungan, dan perangkat tambahan banyak editor. NetBeans 6 is available in official repositories of major Linux distributions. NetBeans 6 tersedia dalam repositori resmi dari distribusi Linux utama.
Selain itu, NetBeans Enterprise Pack mendukung pengembangan aplikasi Java EE 5 perusahaan, termasuk SOA alat desain visual, skema XML tools, web orkestrasi layanan (untuk BPEL), dan UML modeling. The NetBeans IDE Bundle for C/C++ supports C/C++ development. The NetBeans IDE Bundle untuk C / C + + mendukung C / C + + pembangunan.
Hosting pengembang sumber terbuka proyek di kenai.com tambahan manfaat dari instant messaging dan pelacakan masalah integrasi dan navigasi kanan dalam IDE, dukungan untuk pengembangan aplikasi web dengan PHP 5.3 dan kerangka Symfony, dan kode selesai diperbaiki, layout, petunjuk dan navigasi dalam proyek JavaFX.
dirilis pada bulan Juni 2010, menambahkan dukungan untuk OSGi , Spring Framework 3.0, Java EE injeksi ketergantungan (JSR-299), Zend Framework untuk PHP , dan navigasi kode lebih mudah (seperti “Apakah / ditimpa Penerapan” penjelasan), format , petunjuk, dan refactoring di beberapa bahasa.
Sejarah Fungsi dan Pengertian NetBeans
NetBeans mengacu pada kedua platform kerangka untuk aplikasi desktop Java, dan sebuah lingkungan pengembangan terpadu (IDE) untuk pengembangan dengan Java , JavaScript , PHP , Python , Ruby , Groovy , C , C + + , Scala , Clojure , dan lain-lain.
NetBeans IDE ditulis dalam Java dan berjalan di mana-mana mana JVM diinstal, termasuk Windows, Mac OS, Linux, dan Solaris.Sebuah JDK diperlukan untuk pengembangan fungsionalitas Jawa, tetapi tidak diperlukan untuk pembangunan di bahasa pemrograman lain.
Platform NetBeans memungkinkan aplikasi untuk dikembangkan dari satu set modular komponen software yang disebut modul. Aplikasi berbasis platform NetBeans (termasuk IDE NetBeans) dapat diperpanjang oleh pengembang pihak ketiga .
Awal sejarah
NetBeans dimulai pada tahun 1996 sebagai Xelfi (kata bermain pada Delphi ), Java IDE proyek mahasiswa di bawah bimbingan Fakultas Matematika dan Fisika di Charles University di Praha . Pada tahun 1997 Staněk Romawi membentuk perusahaan sekitar proyek tersebut dan menghasilkan versi komersial NetBeans IDE hingga kemudian dibeli oleh Sun Microsystems pada tahun 1999. Komunitas NetBeans sejak terus tumbuh, berkat individu dan perusahaan yang menggunakan dan berkontribusi dalam proyek ini.
versi Lancar
NetBeans IDE 6.0 memperkenalkan dukungan untuk mengembangkan modul IDE dan aplikasi klien kaya berdasarkan platform NetBeans, Java Swing GUI builder (sebelumnya dikenal sebagai “Proyek Matisse”), meningkatkan CVS dukungan, WebLogic 9 dan JBoss 4 dukungan, dan perangkat tambahan banyak editor. NetBeans 6 is available in official repositories of major Linux distributions. NetBeans 6 tersedia dalam repositori resmi dari distribusi Linux utama.
Selain itu, NetBeans Enterprise Pack mendukung pengembangan aplikasi Java EE 5 perusahaan, termasuk SOA alat desain visual, skema XML tools, web orkestrasi layanan (untuk BPEL), dan UML modeling. The NetBeans IDE Bundle for C/C++ supports C/C++ development. The NetBeans IDE Bundle untuk C / C + + mendukung C / C + + pembangunan.
Hosting pengembang sumber terbuka proyek di kenai.com tambahan manfaat dari instant messaging dan pelacakan masalah integrasi dan navigasi kanan dalam IDE, dukungan untuk pengembangan aplikasi web dengan PHP 5.3 dan kerangka Symfony, dan kode selesai diperbaiki, layout, petunjuk dan navigasi dalam proyek JavaFX.
dirilis pada bulan Juni 2010, menambahkan dukungan untuk OSGi , Spring Framework 3.0, Java EE injeksi ketergantungan (JSR-299), Zend Framework untuk PHP , dan navigasi kode lebih mudah (seperti “Apakah / ditimpa Penerapan” penjelasan), format , petunjuk, dan refactoring di beberapa bahasa.
VISUAL BASIC
Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program perangkat lunak berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman (COM), Visual Basic merupakan turunan bahasa pemrograman BASIC dan menawarkan pengembangan perangkat lunak komputer berbasis grafik dengan cepat, Beberapa bahasa skrip seperti Visual Basic for Applications (VBA) dan Visual Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda.[1] Para programmer dapat membangun aplikasi dengan menggunakan komponen-komponen yang disediakan oleh Microsoft Visual Basic Program-program yang ditulis dengan Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tapi membutuhkan deklarasi fungsi luar tambahan.[1] Dalam pemrograman untuk bisnis, Visual Basic memiliki pangsa pasar yang sangat luas.[1]Dalam sebuah survey yang dilakukan pada tahun 2005, 62% pengembang perangkat lunak dilaporkan menggunakan berbagai bentuk Visual Basic, yang diikuti oleh C++, JavaScript, C#, dan Java.
Sejarah
billgate , pendiri Microsoft, memulai bisnis softwarenya dengan mengembangkan interpreter bahasa Basic untuk Altair 8800, untuk kemudian ia ubah agar dapat berjalan di atas IBM PC dengan sistem operasi DOS, Perkembangan berikutnya ialah diluncurkannya BASICA (basic-advanced) untuk DOS, Setelah BASICA, Microsoft meluncurkan Microsoft QuickBasic dan Microsoft Basic (dikenal juga sebagai Basic Compiler), Visual basic adalah pengembangan dari bahasa komputer BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code), Bahasa BASIC diciptakan oleh Professor John Kemeny dan Thomas Eugene Kurtz dari Perguruan Tinggi Dartmouth pada pertengahan tahun 1960-an (Deitel&Deitel, 1999).[2]Bahasa program tersebut tersusun mirip dengan bahasa Inggris yang biasa digunakan oleh para programer untuk menulis program-program komputer sederhana yang berfungsi sebagai pembelajaran bagi konsep dasar pemrograman komputer, Sejak saat itu, banyak versi BASIC yang dikembangkan untuk digunakan pada berbagai platform komputer.[2]Beberapa versinya seperti Microsoft QBASIC, QUICKBASIC, GWBASIC ,IBM BASICA, Apple BASIC dan lain-lain, Apple BASIC dikembangkan oleh Steve Wozniak, mantan karyawan Hewlett Packard dan teman dekat Steve Jobs (pendiri Apple Inc.).[2] Steve Jobs pernah bekerja dengan Wozniak sebelumnya (mereka membuat game arcade “Breakout” untuk Atari),Mereka mengumpulkan uang dan bersama-sama merakit PC, dan pada tanggal 1 April 1976 mereka secara resmi mendirikan perusahaan komputer Apple, Popularitas dan pemakaian BASIC yang luas dengan berbagai jenis komputer turut berperan dalam mengembangkan dan memperbaiki bahasa itu sendiri, dan akhirnya berujung pada lahirnya Visual Basic yang berbasis GUI (Graphic User Interface) bersamaan dengan Microsoft Windows, Pemrograman Visual Basic begitu mudah bagi pemula dan programer musiman karena ia menghemat waktu pemrograman dengan tersedianya komponen-komponen siap pakai.[2] Hingga akhirnya Visual Basic juga telah berkembang menjadi beberapa versi, sampai yang terbaru, yaitu Visual Basic 2008, Bagaimanapun juga Visual Basic 6.0 tetap menjadi versi yang paling populer karena mudah dalam membuat programnya dan ia tidak menghabiskan banyak Memori (komputer).[2] Sejarah BASIC di tangan Microsoft sebagai bahasa yang diinterpretasi (BASICA) dan juga bahasa yang dikompilasi (BASCOM) membuat Visual Basic diimplementasikan sebagai gabungan keduanya.[3] Programmer yang menggunakan Visual Basic bisa memilih kode bahasa pemrograman yang dikompilasi atau kode yang harus bahasa pemrograman yang diinterpretasikan sebagai hasil Porting dari kode VB.[3]Sayangnya, meskipun sudah terkompilasi jadi bahasa mesin, DLL bernama MSVBVMxx.DLL tetap dibutuhkan, Namun karakteristik bahasa terkompilasi tetap muncul (ia lebih cepat dari kalau kita pakai mode terinterpretasi).
Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program perangkat lunak berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman (COM), Visual Basic merupakan turunan bahasa pemrograman BASIC dan menawarkan pengembangan perangkat lunak komputer berbasis grafik dengan cepat, Beberapa bahasa skrip seperti Visual Basic for Applications (VBA) dan Visual Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda.[1] Para programmer dapat membangun aplikasi dengan menggunakan komponen-komponen yang disediakan oleh Microsoft Visual Basic Program-program yang ditulis dengan Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tapi membutuhkan deklarasi fungsi luar tambahan.[1] Dalam pemrograman untuk bisnis, Visual Basic memiliki pangsa pasar yang sangat luas.[1]Dalam sebuah survey yang dilakukan pada tahun 2005, 62% pengembang perangkat lunak dilaporkan menggunakan berbagai bentuk Visual Basic, yang diikuti oleh C++, JavaScript, C#, dan Java.
Sejarah
billgate , pendiri Microsoft, memulai bisnis softwarenya dengan mengembangkan interpreter bahasa Basic untuk Altair 8800, untuk kemudian ia ubah agar dapat berjalan di atas IBM PC dengan sistem operasi DOS, Perkembangan berikutnya ialah diluncurkannya BASICA (basic-advanced) untuk DOS, Setelah BASICA, Microsoft meluncurkan Microsoft QuickBasic dan Microsoft Basic (dikenal juga sebagai Basic Compiler), Visual basic adalah pengembangan dari bahasa komputer BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code), Bahasa BASIC diciptakan oleh Professor John Kemeny dan Thomas Eugene Kurtz dari Perguruan Tinggi Dartmouth pada pertengahan tahun 1960-an (Deitel&Deitel, 1999).[2]Bahasa program tersebut tersusun mirip dengan bahasa Inggris yang biasa digunakan oleh para programer untuk menulis program-program komputer sederhana yang berfungsi sebagai pembelajaran bagi konsep dasar pemrograman komputer, Sejak saat itu, banyak versi BASIC yang dikembangkan untuk digunakan pada berbagai platform komputer.[2]Beberapa versinya seperti Microsoft QBASIC, QUICKBASIC, GWBASIC ,IBM BASICA, Apple BASIC dan lain-lain, Apple BASIC dikembangkan oleh Steve Wozniak, mantan karyawan Hewlett Packard dan teman dekat Steve Jobs (pendiri Apple Inc.).[2] Steve Jobs pernah bekerja dengan Wozniak sebelumnya (mereka membuat game arcade “Breakout” untuk Atari),Mereka mengumpulkan uang dan bersama-sama merakit PC, dan pada tanggal 1 April 1976 mereka secara resmi mendirikan perusahaan komputer Apple, Popularitas dan pemakaian BASIC yang luas dengan berbagai jenis komputer turut berperan dalam mengembangkan dan memperbaiki bahasa itu sendiri, dan akhirnya berujung pada lahirnya Visual Basic yang berbasis GUI (Graphic User Interface) bersamaan dengan Microsoft Windows, Pemrograman Visual Basic begitu mudah bagi pemula dan programer musiman karena ia menghemat waktu pemrograman dengan tersedianya komponen-komponen siap pakai.[2] Hingga akhirnya Visual Basic juga telah berkembang menjadi beberapa versi, sampai yang terbaru, yaitu Visual Basic 2008, Bagaimanapun juga Visual Basic 6.0 tetap menjadi versi yang paling populer karena mudah dalam membuat programnya dan ia tidak menghabiskan banyak Memori (komputer).[2] Sejarah BASIC di tangan Microsoft sebagai bahasa yang diinterpretasi (BASICA) dan juga bahasa yang dikompilasi (BASCOM) membuat Visual Basic diimplementasikan sebagai gabungan keduanya.[3] Programmer yang menggunakan Visual Basic bisa memilih kode bahasa pemrograman yang dikompilasi atau kode yang harus bahasa pemrograman yang diinterpretasikan sebagai hasil Porting dari kode VB.[3]Sayangnya, meskipun sudah terkompilasi jadi bahasa mesin, DLL bernama MSVBVMxx.DLL tetap dibutuhkan, Namun karakteristik bahasa terkompilasi tetap muncul (ia lebih cepat dari kalau kita pakai mode terinterpretasi).
Langganan:
Postingan (Atom)


